Dunia Kerja Sebagai Seorang Karyawan

2014-08-04 15.14.40

Saat menjadi mahasiswa, khususnya pada tingkat akhir, kelulusan adalah sebuah bayangan yang sangat di idamkan, dan menjadi seorang wisudawan dan memberikan gelar sarjana kepada orang tua dan keluarga. Selain itu mimpi akan masa depannya akan segera terwujud dengan berbagai macam ekspektasi terhadap berbagai kisah pengalaman baru yang dihadapi.

Pasca kelulusan akan dihadapkan pada beberapa pilihan terkait dengan rencana karir yang akan dijalankan. Pengusaha, peneliti-akademisi, karyawan swasta, PNS, karyawan BUMN, seniman, jasa pelayanan atau melanjutkan studi S2. Dari semua pilihan tersebut tidak ada yang paling benar ataupun salah, semua itu tergantung dengan masa depan yang ingin dicapai, passion dan kemampuan.

Pada kesempatan ini saya akan berbagi kisah tentang dunia kerja sebagai seorang karyawan. Pilihan yang diambil pasca kelulusan sarjana, yang kemudian setelah 6 bulan memilih untuk mundur. Belum banyak sebenarnya pengalaman yang bisa saya ambil, ilmu pun belum seberapa yang didapatkan, sebenarnya setiap orang memiliki sudut pandangan kisahnya terkait profesi sebagai karyawan, tetapi melalui tulisan ini ingin berbagi sudut pandang terkait mengenai karir sebagai karyawan.

Saya lulus menjadi seorang sarjana pada bulan Februari 2014, kemudian pasca kelulusan saya sudah membuat planning untuk menjadi dosen dan peneliti, tetapi untuk kondisi saat ini menjadi dosen dengan meyandang gelar sarjana tidaklah mungkin dikarenakan peraturan pemerintah yang mewajibkan seorang dosen minimal lulusan S2. Pasca  lulus saya sudah membulatkan tekad untuk melanjutkan studi S2 di luar negeri dengan harapan, bisa mendapatkan pengalaman dan tantangan baru. Dibuatlah rencana yang harus dipersiapkan untuk melanjutkan S2.

Didalam perjalanan untuk persiapan S2 ke luar negeri, ada sebuah rasa penasaran dan keinginan untuk berkerja, keinginan untuk merasakan menghasilkan uang dan implementasi ilmu yang didapatkan selama kuliah, sehingga pada bulan April 2014 saya di terima kerja di salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, yang berasal dari Malaysia, proses seleksi dan rekruitasi kurang lebih 1 bulan hingga di tetapkan diterima di perusahaan tersebut.

Menurut saya perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan yang cukup bagus untuk fresh gradute menimba ilmu karena perusahaan ini menggunakan sistem bernama Apprentice, sehingga ada proses transisi dari dunia kampus ke dunia kerja. Secara bertahap pun tugas dan tanggung jawab akan disesuaikan dengan jenjang pengalaman, sehingga proses transisi bisa berjalan dengan baik.

Pada akhirnya semua akan kembali lagi dengan tujuan akhir hidup, karir dan kemampuan diri. Keputusan resign pada perusahaan ini memang berat, merupakan salah satu pilihan yang perlu pertimbangan dengan matang. Pada titik sekarang ini, ada perasaan ingin kembali pada momen tersebut, tapi saya memiliki prinsip untuk tidak mengenang masa lalu ataupun berlarut sedih dengan keputusan yang telah diambil di masa lalu. Ada beberapa bagian pengalaman terkait menjadi seorang karyawan.

  1. Ilmu dan gelar yang didapatkan selama kuliah tidak menjamin akan mendapatkan karir atau bidang yang sama saat kuliah. Saya memiliki latar belakang pendidikan S1 Teknik Telekomunikasi tetapi saat kerja di tempatkan di unit procurement. Sebenarnya materi procurement pernah didapatkan saat masih berkuliah tetapi itu hanya 2 pertemuan, dari mata kuliah Manajemen Proyek. Terkadang memang kita merasa memiliki kemampuan di suatu bidang, tetapi di sisi lain ternyata kemampuan yang kita miliki dinilai bagi orang lain lebih tepat pada bidang yang sebenarnya tidak terlalu kita kuasai. Hikmahnya kita bisa mempelajari suatu bidang yang baru yang sebelumnya jarang untuk dipelajari, tetapi di satu sisi untuk seorang lulusan fresh  graduate, karir awal akan menjadi pijakan untuk karir selanjutnya, sehingga memang perlu di matangkan terkait karir awal yang akan dijalani.
  2. Waktu kerja dari jam 08.00 – 17.00 dengan rutinitas yang relatif sama setiap harinya. Seorang karyawan akan ditempatkan pada suatu unit atau bidang yang job description relatif sama, bagi saya, yang memiliki passion lebih kepada penelitian dan riset, tentunya hal ini akan membuat saya cepat bosan dengan rutinitas. Rutinitas sebagai karyawan seringkali menghambat kreatifitas dan minat yang dijalani sejak dahulu, sehingga dengan karakter seperti saya, menjadi seorang karyawan layaknya sebuah mesin yang sekedar menjalani tugas dan kewajiban. Berangkat ketika matahari baru terbit dan pulang ketika matahari terbenam, tiba di kostan energi telah terkuras, sehingga lelah dan istirahat tanpa bisa memenuhi minat dan keinginan yang dijalani, begitu seterusnya. Sehingga timbul pertanyaan di dalam hati, untuk inikah saya hidup dan bekerja? Sebagai gambaran untuk pekerjaan di unit saya yaitu bidang procurement job description nya adalah mengurusi tender dan non tender project IT, hampir setiap hari meeting baik dengan vendor, tim, user, ataupun partnership. Selain meeting adalah mantain sistem SAP, kemudian mempersiapkan dokumen bisnis proses yang harus di jalankan dari awal proyek hingga akhir proyek. Sebenarnya untuk spesifikasi project bisa berbeda, baik jenis project, vendor, tingkat kesulitan dan tantangan yang dihadapi tetapi secara alur kerja kurang lebih sama. Sehingga saran saya  perlu dipastikan bahwa karir yang dipilih adalah karir yang akan menunjang masa depan karena hampir semua waktu produktif akan digunakan pada bidang pekerjaan yang dijalani. Tanyakan pada hati, jika itu adalah karir masa depanmu maka berjuanglah dan jadilah terbaik di bidang tersebut, tetapi jika terdapat keraguan, dalami dan perbanyak diskusi dengan rekan kerja, atasan atau sahabat, jika terjadi penolakan pada hati, maka segeralah memutuskan untuk mengundurkan diri dan temukan karir masa depan mu. Waktu tidak akan bisa terulang dan keputusan yang diambil semuanya ada konsekuensi.
  1. Tantangan dan bersaing. Perlu disadari bahwa bidang ilmu yang kita kuasai saat masih menjadi mahasiswa tidak menjamin 100% ilmu tersebut akan bisa digunakan, bisa jadi hanya sebagian, atau hanya beberapa bagian kecil dari ilmu yang di dapatkan saat menjadi mahasiswa, ada pula pada kondisi ekstrem dimana ilmu yang didapatkan saat menjadi mahasiswa berbeda 180 derajat, tidak ada yang tahu. Bagi saya bekerja di perusahaan ini dan ditempatkan pada unit ini saya merasa belum memiliki kemampuan yang memadai untuk memberikan challenge baik kepada supervisor-manager, user ataupun kepada vendor. Suatu kondisi dimana merasa belum bisa memberikan value kepada perusahaan, saya sadar bahwa ini adalah proses dan saya baru memasuki jenjang karir sebagai seorang karyawan. Tetapi kembali lagi pertanyaan yang muncul. Apakah jika saya mengembangkan karir di bidang ini maka akan sesuai dan sejalan dengan karir masa depan saya? Pertanyaan-pertanyaan tersebut yang seringkali muncul sehingga membuat saya tidak bisa perform dan memberikan kualitas terbaik. Di unit tersebut saya adalah yang paling muda dan mayoritas rekan kerja yang lain telah memiliki banyak pengalaman dan latar belakang perusahaan lain, Saat diskusi dengan senior dan rekan kerja mereka memberikan masukan, intinya bahwa saya masih muda dan masih ada kesempatan untuk menentukan masa depan. Saat ini mereka tidak banyak pilihan karena pertimbangan usia dan keluarga. Find your passion, Fight and faith for your dream.

Pilihan sulit pada saat harus mengorbankan karir di sebuah perusahaan yang menurut saya cukup bagus untuk karir masa depan, baik secara salary, pengembangan diri dan masa depan, tetapi kembali lagi pada pilihan kita, bekerja sebagai karyawan adalah pilihan seseorang, tidak ada yang benar dan salah. Saya yakin setiap orang bisa berperan dan memberikan makna dengan pilihan karirnya. Prinsipnya adalah Cintai dengan sepenuh hati apa yang di jalani, yakini setiap pilihan yang diambil, pastinya tidak akan selalu mudah dan mulus di saat mengambil sebuah pilihan. Tidak ada sebuah kisah yang tercatat ketika hidup dengan kenyamanan dan mampu menghasilkan keberhasilan dengan begitu saja. Hidup hanya sekali, hiduplah yang berarti 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s